Tags

, ,


Gadis kecil…

Sembab matamu, mengapa…

Kulihat garis linang

 … air mata torek pipimu.

Kenapa tangismu…

 … tenggelamkan kerianganmu.


Takkan mungkin karna kesepian,

 dan, takkan mungkin karna kesendirian,

  … kukira.

Atau, aku salah mengira?

Ada aku yang temani…

 … hari-harimu.

Ada teman yang kelilingi…

 … kerianganmu.

Hingga kesepian itu jauh darimu…

Atau, aku salah mengira?


… hanya geleng kepala…

Lantas kenapa…?

Adakah yang belum kau rasa?

 atau, belum kau dapat…?

… hanya diam…

Lantas kenapa…?

Kemuraman selimuti…

 … keceriaanmu…

dan,

Sedih melempar tawamu…

Atau, aku salah mengira?

Kau bahagia,

 … bukan sedih…

Atau mengapa…?

Hingga rembulanmu…

 enggan bersinar…

  … malam ini…


—Djogja, 26 Agustus 2002 – 22:00 WIB.