Tags

, , , ,

Kekuatan Yang Sering Terabaikan

Sifat lupa adalah miliknya manusia. Dan hampir semua termasuk saya sering alfa—bahwa manusia punya hati yang mengontrol seluruh aktivitas anggota badan, termasuk akal-pikiran. Sering kali saya mendengar seseorang berkata—termasuk kemajuan teknologi—dan perkataan itu membuat orang yang mendengarnya jadi was-was, kuatir, takut, percaya, yakin, termotivasi, dan lain sebagainya. Bisa negatif, bisa juga positif.

Secara sadar atau tidak sadar, kita sering mengabaikan satu kata itu “TRUST (Kepercayaan/Keyakinan)” dengan segala hal yang berada—mungkin—di luar logika. Yang sebenarnya itu adalah Kekuatan yang luar biasa yang dimiliki oleh kita (manusia) yang selalu diuji oleh Allah. Dan, saya sendiri pernah gagal dalam ujian tersebut. Masya Allah.

Adakah Bukti dari Kekuatan Trust (Kepercayaan/Keyakinan) Tersebut?

Artikel ini berdasarkan pengalaman saya pribadi (penyaksian) bahwa Kekuatan Trust (Kepercayaan/Keyakinan) sangatlah luar biasa. Saya ceritakan salah satu saja dari sekian banyak kisah nyata dari orang-orang yang saya temui dari tahun 2006 (kepulangan saya ke Kalimantan Selatan) hingga sekarang.

Pada bulan Ramadhan 2 tahun lalu. Ada seorang wanita yang menderita tumor/kanker otak stadium akhir. Matanya sudah tidak lagi bisa melihat. Sudah berobat ke rumah sakit (entah sudah ke rumah sakit mana saja). Para dokter ahli pun sudah menyerah. Sehingga akhirnya wanita tersebut dibawa pulang ke rumah.

Beruntungnya, dia berasal dari keluarga muslim yang taat. Dia dan keluarganya tidak putus harapan, lalu mencari pengobatan alternatif, dengan mendatangi seorang Ulama Syariat di daerah Martapura, Kalimantan Selatan.

Saya tidak tahu persis berapa lama mereka berada di rumah Ulama Syariat tersebut, yang pasti pada bulan Ramadhan 2 tahun yang lalu mereka di sana sebulan penuh. Dari yang saya lihat sendiri, wanita tersebut hanya minum “banyu tawar” (dalam Bahasa Indonesia: Air Putih yang diberi/dibacakan doa). Puluhan botol air putih dalam kemasan sudah diminum. Berkat hati yakin—Alhamdulillah, wanita tersebut sekarang sudah menjalani hidupnya dengan normal, mata bisa melihat, tumor/kankernya pun sembuh.

Karena Keyakinannya ‘lah, wanita tersebut sembuh. Yakin pada siapa, yakin pada apa? Yakin bahwa tidak ada sakit yang tidak bisa disembuhkan, yakin bahwa dia bisa sembuh dari sakit, dan yakin bahwa Allah akan menyembuhkannya. Jika saja keyakinannya sirna. Harapan hidupnya pun ikut memudar, dan wanita itu kemudian bisa saja meninggal dalam waktu kurang dari dua hari. Seperti halnya wanita tersebut, setiap orang memiliki harapan selama ia betul-betul percaya dan meyakini harapan tersebut akan muncul, dan setiap orang akan selalu dirundung masalah jika ia percaya bahwa harapan tersebut telah sirna.

Berpusat Pada Hati

Dari segumpal darah, segumpal daging, jadilah manusia. Yang segumpal darah, segumpal daging tadi adalah hati/jantung. Pusat seluruh aktivitas anggota badan dan akal-pikiran. Jika yang segumpal darah, segumpal daging ini rusak, maka rusaklah seluruh anggota badan, akal dan pikiran.

Jadi, apakah Kekuatan Trust (Kepercayaan/Keyakinan) kita sudah teruji? Jika sudah, sebulat apa Kekuatan Trust yang kita miliki…?