Tags

, ,

Merancang Masa Depan Jangan Asal Ikut-ikutan Teman. Mungkin terdengar aneh, karena masa depan hanya Allah yang tahu. Tapi untuk remaja usia 17-an, merancang masa depan saya rasa penting dan mesti dilakukan sedini mungkin. Karena kesuksesan masa depan kalian (Siswa/Siswi Sekolah Menengah Atas atau Sederajat) tergantung dari apa yang kalian rencanakan sejak awal.

Ada sedikit masukan (pandangan) untuk merencanakan hal tersebut:

  1. Pikirkan karirmu sendiri, jangan ikut-ikutan.
    Untuk seusia kalian (17+), biasanya belum begitu paham terhadap apa yang sebenarnya jadi minat dan bakat kalian—meski tidak selalu. Namun, tidak perlu bingung… banyak cara untuk mengetahuinya. Sebagai salah satu contoh, kalian bisa mengikuti tes bakat yang diselenggarakan oleh ahli psikologi.
  2. Pilih bidang pelajaran yang kalian sukai.
    Dengan lebih awal memikirkan bidang ilmu yang ingin ditekuni atau yang kalian minati, saya yakin semua akan dijalani dengan senang hati dan tidak menjadi beban.
  3. Jelilah melihat potensi pribadi masing-masing.
    Untuk diketahui, banyak sekali karir yang berhasil dicapai dari kegiatan di luar sekolah. Asalkan kalian mau mengasah kemampuan di luar bidang akademis, karena dari minat bisa menjadi profesi.
  4. Carilah pengalaman dan jangan takut salah.
    Mencari pengalaman sebanyak-banyaknya. Beranikan diri untuk dapat tampil memperlihatkan bakat kalian di depan orang banyak. Perlu diingat, kalian tidak akan tahu mana yang benar kalau kalian tidak pernah melakukan kesalahan. No Pain, No Gain.

Nah, untuk bisa mencapai hasil tertentu… maka, sempurnakanlah usaha.

Tambahan, kalian bisa melakukan analisis SWOT. Analisis SWOT adalah metode perencanaan strategis yang digunakan untuk mengevaluasi kekuatan (strengths), kelemahan (weaknesses), peluang (opportunities), dan ancaman (threats) dalam suatu dalam suatu proyek atau spekulasi. Dalam hal ini proyek atau spekulasinya adalah masa depan kalian.

Diagram ilustrasi analisis SWOT

Diagram ilustrasi analisis SWOT

Analisis SWOT dapat diterapkan dengan cara menganalisis dan memilah berbagai hal yang mempengaruhi keempat faktornya, kemudian menerapkannya dalam gambar matrik SWOT, dimana aplikasinya adalah bagaimana kekuatan (strengths) mampu mengambil keuntungan (advantage) dari peluang (opportunities) yang ada, bagaimana cara mengatasi kelemahan (weaknesses) yang mencegah keuntungan (advantage) dari peluang (opportunities) yang ada, selanjutnya bagaimana kekuatan (strengths) mampu menghadapi ancaman (threats) yang ada, dan terakhir adalah bagimana cara mengatasi kelemahan (weaknesses) yang mampu membuat ancaman (threats) menjadi nyata atau menciptakan sebuah ancaman baru.